Wednesday, May 20, 2015

Mojopahit dan Segaran

Segaran adalah sebutan untuk sebuah kolam di Trowulan, peninggalan Mojopahit.  Dari kata “segara” (bahasa jawa) artinya laut. Mungkin saking luasnya kolam ini, maka masyarakat setempat menyebutnya segaran, yaitu  kolam yang luas bagaikan laut. Dengan panjang 375 meter dan lebar 175 meter, kolam yang berdinding batu bata merah ini memang terlihat amat luas. Rasanya tidak ada di Indonesia kolam berdinding bata merah seluas ini.  


Segaran
Kolam berbentuk persegi panjang ini, terlihat seperti sebuah kolam renang raksasa. Batu bata merah berukuran besar-besar yang membentuk dinding kolam setebal 1,6 meter, dipadu dengan air kolam yang berwarna kecoklatan, mengesankan suasana kuno, namun menghasilkan kombinasi warna yang  indah.

Ukuran batu merah segaran

Segaran Mojopahit
Tahun 1926, pertama kali ditemukan terendam lumpur. Digali dan dikembalikan seperti bentuk aslinya oleh Bupati mojokerto pertama yaitu Kromojoyo bersama Ir. Marc Lain Pont, seorang Belanda. Begitulah berita yang ada di berbagai literature. Beberapa kali pemugaran dilakukan, terakhir tahun 1984 hingga nampak seperti keadaannya sekarang.

Segaran

Segaran
Belum diketahui pasti, kapan tepatnya kolam  ini dibangun, dan apa fungsi sesungguhnya  di jaman Mojopahit dulu. Ada teori yang mengatakan, untuk latihan renang dan ketrampilan di air para prajurit Mojopahit. Masuk akal, jika mengacu pada teori bahwa Mojopahit adalah kerajaan Maritim, yang terhubung ke laut lepas melalui kanal yang dibuat menuju ke kali Brantas.  Foto udara yang pernah dibuat dan dimuat di harian Kompas menunjukkan bukti itu, kanal-kanal artificial terlihat berada dibawah kota, dibelah jalan-jalan dan perkampungan baru. Betapa majunya system dan teknologi yang diterapkan waktu itu.

Sumber lain mengatakan bahwa segaran adalah reservoir, untuk cadangan air dimusim kemarau, untuk mengairi sawah-sawah. Ada juga yang berteori bahwa Segaran untuk hiburan keluarga raja-raja, juga untuk menjamu tamu-tamu negara.

Alkisah, Mojopahit pernah kedatangan tamu dari negri Tartar, dan diadakan jamuan mewah ditempat ini, selepas jamuan segala peralatan yang terbuat dari emas dilempar ke segaran, untuk member kesan pada para tamu, bahwa Mojopahit adalah negara yang kaya raya.

Kini segaran menjadi salah satu tempat yang mesti dituju di situs Mojopahit. Masyarakat setempat memanfaatkan segaran untuk rekreasi, memancing, atau budidaya ikan.

Srah Srang, Khmer

Jauh sebelum era Mojopahit, di kekaisaran Khmer, Cambodia sekarang, dibangun kolam sejenis. Dengan ukuran yang lebih luas yaitu 700 meter kali 350 meter. Berdinding batu andesit dengan ukuran besar-besar.

Srah Srang, segaran Khmer, Cambodia
Srah Srang, nama segaran ini, dibangun jaman Khmer ketika dipimpin oleh rajanya Rajendravarman I, berkuasa antara tahun 944 – 968 Masehi. Berarti semasa dengan kerajaan Sriwijaya. Lalu diperbaiki lagi di tahun 1200 ketika kerajaan Khmer dipimpin oleh  Jayavarman VII. Seperti halnya Segaran Mojopahit, Srah Srang Khmer berfungsi sebagai reservoir. Tetapi legenda yang ada di Cambodia, mengatakan bahwa Srah Srang adalah tempat pemandian para raja.

Srah Srang

Srah Srang

Srah Srang
Kini, Srah Srang juga menjadi salah satu destinasi wisata Angkor di Siem Reap - Cambodia, berada tidak jauh dari Angkor Wat (Candi Angkor), Angkor Thomb, Angkor Bayon, dll. Seam Reap memang kota Angkor, atau kota candi. Dan konon adalah pusat kerajaan Khmer ketika itu.


No comments:

Post a Comment